Powered By Blogger

Tuesday, April 2, 2024

Ibu Rumah Tangga

Asslamualaikum, tahun 2024 udah sampai di April ajaa nih.

Dari dulu kurang suka tahun berganti. Kalo orang ngerayain tahun baru, aku mah bobo aja. Karena ga suka waktu berjalan cepat.

Tanda-tanda akhir zaman adalah waktu terasa begitu cepat berlalu. Persis seperti sekarang.

Kalo memang di Dunia ini cuma diizinkan sebentar menikmati Dunia, semoga di Surga nanti kita bisa menikmatinya lama, bahkan selamanya. Aku ingin bersama anak, suami, orang tua, saudara, keluarga, teman-temanku disana. 

Di luar sana banyak orang yang bilang, kalau sudah kuliah tinggi bekerja lah, masa cuma urus anak di rumah.

Tapi prinsipku sejak kuliah dan memikirkan masa depan adalah "nanti kalo udah punya anak pengen kerjanya seminggu 2-3x aja". Alhamdulillah terwujud sekarang.

Baru akhir-akhir ini aku sadari, perbedaan hidupku saat dulu sering di luar rumah dan sekarang yang lebih sering di dalam rumah.

Aku merasa sekarang saat di dalam rumah, ada kecenderungan lebih sedikit melakukan dosa. Saat di rumah, mengurus anak, menemani suami berpahala. Waktu senggangnya bisa buat belajar atau beribadah. 

Tapi ada 1 impian aku yang masih belum terwujud, yaitu memberikan tempat bermain bebas buat anakku. Di lingkungan yang sekarang jujur bukan lingkungan yang mendukung buat anakku bermain bebas. 

Semoga impian aku ini segera terwujud. Sehingga anak aku punya aktivitas yang lebih sehat, akupun bisa banyak mengajari dia banyak hal, untuk bekal dia di masa depan. Karena anak yang cerdas, sholehah adalah investasi akhirat orang tuanya. Aamiin.

Back to topic...

Nah kalau dibandingkan dulu saat masih sekolah, kuliah, banyak aktivitas di luar rumah. Aku merasa cenderung lebih gampang melakukan dosa.

Jadi aku ngerasa rumah ini adalah tameng aku dari berbuat dosa.

Walaupun disini sepi, tapi sepi itu menciptakan ketenangan. Jadi aku bisa berpikir banyak.

Lucunya kadang aku berpikir kegiatan aku kaya ga bermanfaat cuma nemenin anak main, mengurusi kebutuhannya. Tapi ternyata itulah pahala terbesarku ❤. Terharu banget ga siih.

Dari dulu ga terlalu paham kenapa laki-laki wajib ke mesjid, sedangkan wanita boleh di rumah. Sekarang setelah menjadi ibu, aku baru ngerti, karena tugas seorang ibu itu banyak banget. Jadwal kita susah dipastiin karena tergantung kemauan si anak. Kadang anaknya lagi mau ini, mau itu, ya seorang ibu harus menyesuaikan.

Ya begitulah, intinya banyak di rumah membuat aku cenderung lebih sedikit melakukan dosa, dibanding saat aku sering beraktivitas di luar rumah.

Semoga itu benar, bukan cuma perasaanku aja hehe.

Ya Allah ampunilah segala dosa-dosaku.

Dan kepada semua orang yang pernah aku sakiti, aku minta maaf sepenuh hati, tolong dimaafkan ya.

No comments:

Post a Comment