Powered By Blogger

Friday, August 8, 2014

Kisah Rasulullah

Kamu mau tahu suatu kisah yang mampu membuat air mata ini menetes?
Ini dia
Simak ya


Salah Satu Mukjizat Nabi Muhammad SAW

  Ketika waktu shalat subuh tiba, Rasulullah akan berwudhu. Tapi, sama sekali tak ada air, padahal, yang akan berwudhu cukup banyak. Para sahabat hendak shalat berjamaah bersama Rasulullah. Tentunya air banyak sangat diperlukan untuk berwudhu.

  Rasulullah bertanya "Apa ada kantung air?". Seorang sahabat menyaut, "ada, ya rasulullah"

  Kemudian seorang sahabat itu membawa kantung air yang bahannya terbuat dari kulit kambing. Biasanya kantung air itu digunakan untuk membawa persediaan air ketika dalam perjalanan panjang.

  Kemudian rasulullah meletakan tangan kanannya diatas kantung kulit kambing itu. Jari-jarinya terbuka. Dari sela-sela jarinya memancar air yang bening sekali.

  Rasulullah kemudian berseru kepada Bilal bin Rabah, salah satu sahabt rasulullah. "Hai Bilal! Panggil orang-orang itu untuk berwudhu!"

  Orang-orang yang akan shalat subuh itu pun dipanggil oleh Bilal untuk berwudhu dengan air yang memancar dari sela-sela jari Rasulullah. Bukan hanya berwudhu, bahkan ada seorang sahabat rasulullah yang meminum air tersebut. Air tersebut memiliki rasa yang sejuk, seperti air yang memancar langsung dari sumber dalam bawah tanah.

  Air tsb mancur terus sampai semua orang dapat berwudhu. Itulah salah satu mukjizat yang dikaruniakan oleh Allah  kepada Nabi Muhammad.

  Setelah selesai menjalankan ibadah shalat subuh, Rasulullah duduk dengan para jamaahnya di masjid. Kemudian Rasulullah bertanya kepada para jamaahnya. "Siapakah orang yang paling menakjubkan imannya?", salah satu orang menjawab "malaikat". Rasul pun berkata "Bagaimana malaikat tidak beriman, sedangkan mereka pelaksana perintah Allah?". Berarti jawaban salah satu sahabat tsb tidak benar. Tentu saja malaikat beriman, karena mereka bertugas sebagai pelaksana perintah Allah.

  Kemudian sahabat lain menjawab "para nabi". Rasul pun berkata "bagaimana para nabi tidak beriman, sedangkan wahyu Allah diturunkan kepada mereka?"

  "Kalau begitu sahabat-sahabat mu, Ya Rasulullah," jawab sahabat. Rasul pun berkata lagi, "bagaimana mereka tidak beriman, sedangkan mereka menyaksikan mukjizatku, hidup bersamaku, mengenal dan melihatku dengan mata kepala mereka sendiri?"

  Sahabat pun bertanya lagi, "jadi siapa makhluk Allah yang imannya paling menakjubkan, ya Rasulullah?"

  Rasulullah pun menjawab " Kaum yang hidup sesudah kalian". Maksudnya adalah umat yang lahir setelah para sahabat rasul sudah tidak hidup lagi atau manusia pada masa yang akan datang. "Mereka membenarkan aku, padahal mereka tidak pernah menyaksikan aku. Mereka menemukan tulisan dan beriman. Mereka mengamalkan apa yang ada dalam tulisan itu. Mereka membelaku, seperti kalian membelaku. Alangkah inginnya aku bertemu dengan mereka."



Subhanallah
Luar biasa kan?
Sebenernya bukan inti dari ceritanya, hanya penambah cerita
Tapi "penambah cerita" ini yang membuatku terharu

Itulah mengapa dosen filsafatku mengatakan bahwa "Agama itu adalah iman, tidak bisa dengan logika"
dan aku sangat setuju denganmu prof.
Orang yang menggunakan logika kritisnya untuk menganut agama, mungkin tidak akan pernah bisa. Mungkin ujung-ujungnya menjadi atheis.
Tapi kalau dia menggunakan iman alias percaya, dia pasti bisa mempercayai sebuah agama.

Cerita tsb aku baca dari aplikasi Kisah Nabi & Sahabat. Bisa di download di Play Store.

No comments:

Post a Comment